MotoGP agent game online : Perlombaan MotoGP 2021 Thailand tampaknya terancam ditunda karena mendapat gangguan dari tingginya lonjakan kasus virus Covid-19 di negara tersebut.
Dalam beberapa waktu terakhir, sejumlah negara di Asia Tenggara memang terlihat mengalami lonjakan kasus Covid-19. Kondisi ini membuat beberapa event olahraga harus tertunda, bahkan ada yang harus dibatalkan.
pentas MotoGP. tidak luput dari imbas tersebut. Saat ini, pemerintah Thailand sedang mempertimbangkan untuk menunda gelaran balap MotoGP 2021. situs game online #hepi8
Balapan ini sendiri diketahui berencana digelar di Sirkuit Chang, Buriram, Thailand. Berdasarkan jadwal, Valentino Rossi dan kawan-kawan akan tampil di sana pada 17 Oktober 2021 mendatang.
Menurut laporan yang di perolah dari laman Crash, pada Selasa (20/7/2021), Thailand saat ini mengalami rekor jumlah kasus virus Covid-19. Hal ini disinyalir dari program vaksinasi yang lambat dan kurang baiknya penerapan program pembatasan di sana.
Akhirnya, melalui pernyataan Menteri Pariwisata dan Olahraga Thailand, meski tanpa penonton, Sirkuit Chang tetap tidak layak digunakan. Dia pun mempertimbangkan penundaan ajang balap tersebut.
Sekadar informasi, Thailand mulai menyatakan bergabung di dalam kalender MotoGP pada 2018. Kemudian, mereka sukses menyelenggarakan ajang balap terbesar di dunia ini selama dua tahun berturut-turut. game online terpercaya
Bahkan pada 2019, Sirkuit Chang mencatatkan rekor kehadiran penonton tertinggi pada musim itu. Ada 226.655 penonton yang hadir langsung dan menghasilkan pemasukan hingga 3,45 miliar bath atau setara Rp1,5 triliun nilai yang cukup fantastis untuk peyelengara ajang balap tersebut.
Sirkuit ini pun kemudian terus didaftarkan untuk gelaran MotoGP musim-musim berikutnya. Tetapi, pada 2020 lalu, balapan di sana batal digelar. Virus Covid-19 jadi penyebabnya.
Kini, balapan di musim 2021 juga terancam. Jika ditunda, jadwal balapan MotoGP 2021 akan terpengaruh. Setelah Thailand, ada balapan di Malaysia yang digelar hanya berjarak sepekan.
Saat ini, Malaysia juga menghadapi lonjakan kasus Covid-19 yang serupa dengan Thailand. Bukan tidak mungkin, Malaysia ini akan ikut membatalkan keikutsertaan sirkuitnya.















